Kalau kamu baru keterima kuliah di UI, UNJ, atau kampus lain di Jakarta dan lagi galau soal tempat tinggal, kemungkinan besar kamu sudah scroll puluhan postingan kos-kosan dengan harga yang bikin dompet menangis. Tapi ada satu opsi yang jarang masuk radar mahasiswa baru, padahal sudah ada sebelum sebagian besar kampus itu sendiri berdiri.
Yayasan Asrama Pelajar Islam, atau yang lebih dikenal sebagai YAPI, didirikan pada 26 Mei 1952. Bukan yayasan baru yang baru tiga tahun jalan. Bukan pula kos-kosan berbalut nama "asrama" buat keliatan lebih premium. YAPI adalah institusi yang memang dari awal dirancang sebagai tempat tinggal sekaligus ruang pembentukan karakter mahasiswa Muslim Indonesia.
Sampai hari ini, YAPI mengelola empat asrama di Jakarta yaitu Asrama Sunan Giri di Rawamangun, Asrama Wali Songo juga di Rawamangun, Asrama Sunan Gunung Jati di Matraman, dan Asrama Putri YAPI. Semuanya punya karakter dan keunggulan lokasi yang berbeda.
Kenapa layak dipertimbangkan?
Pertama, ini bukan sekadar tempat tidur. Selama lebih dari tujuh dekade, asrama YAPI sudah melahirkan alumni yang sekarang duduk di posisi-posisi penting, mulai dari hakim Mahkamah Konstitusi, menteri, sampai ketua organisasi mahasiswa nasional. Itu bukan klaim marketing. Itu rekam jejak yang bisa dikroscek.
Kedua, ada program pembinaan kepemimpinan yang terstruktur. Kalau kamu datang ke Jakarta cuma untuk kuliah dan pulang, YAPI mungkin bukan untukmu. Tapi kalau kamu mau masa kuliah jadi lebih dari sekadar duduk di kelas, ini tempat yang tepat.
Ketiga, lokasinya tidak main-main. Asrama Wali Songo misalnya, berjarak sekitar 50 meter dari Stasiun Universitas Pancasila. Ini artinya akses KRL ke kampus mana pun di Jabodetabek jadi sangat mudah. Mau ke UI Depok? Naik KRL dari stasiun terdekat, turun Stasiun UI. Mau ke kampus di Jakarta Kota atau tangerang? Jalur sudah tersedia.
Untuk siapa asrama YAPI?
Asrama YAPI terbuka untuk mahasiswa Muslim yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi mana pun. Kamu tidak harus kuliah di satu kampus tertentu. Yang penting kamu mahasiswa aktif dan punya niat untuk berkembang, bukan sekadar numpang tidur.
Kalau kamu sedang mempertimbangkan tempat tinggal untuk tahun ajaran baru, asrama YAPI layak masuk daftar pendek. Bukan karena paling mewah, tapi karena apa yang ditawarkan jauh lebih dari sekadar kamar.