Lenteng Agung, 24 Mei 2026 – Asrama Wali Songo bekerja sama dengan Juleha Indonesia DPD Jakarta Selatan menyelenggarakan Pelatihan Qurban bagi para calon panitia qurban. Kegiatan yang berlangsung di Asrama Walisongo, Jalan Kompos No. 19, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, ini diikuti sekitar 38 peserta yang terdiri dari warga Asrama Walisongo, tiga utusan Asrama Sunan Giri, tiga utusan Asrama Sunan Gunung Jati, serta perwakilan pengurus Musholla At-Taubah.
Rangkaian acara dibuka oleh MC, dilanjutkan sambutan Ketua Asrama Wali Songo yang menekankan pentingnya ilmu sebelum beramal. Sambutan berikutnya disampaikan oleh ketua pelaksana, sebelum sesi utama dipandu moderator yang mengantarkan pemaparan narasumber dari Juleha Indonesia—asosiasi juru sembelih halal. Dalam penyampaiannya, narasumber mengingatkan bahwa pelaksanaan ibadah qurban tidak cukup hanya berbekal pemahaman fiqh tata cara penyembelihan semata.
“Dalam mengemban amanah terkhusus ibadah qurban tidak cukup melihat fiqh bagaimana tatacaranya saja, namun juga memperhatikan bagaimana dampak sosial yang diakibatkan dari pelaksanaan amanah tersebut,” ujar narasumber dalam salah satu sesi.
Peserta tampak antusias mendalami aspek teknis, mulai dari tata laksana pemotongan hewan hingga pendistribusian daging qurban yang tepat sasaran. Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi para mahasiswa penghuni asrama YAPI agar mampu menjalankan tugas kepanitiaan qurban secara bertanggung jawab dan berdampak positif bagi masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat dan cenderamata kepada narasumber, diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama. Ketua panitia menyampaikan kesan positif atas kolaborasi perdana ini. “Luar biasa, karena di balik materi yang disampaikan, kegiatan ini juga menjadi titik awal kolaborasi antara asrama dengan Asosiasi Juleha,” ungkapnya.