Jakarta 17 Mei 2026 - Aula Masjid YAPI Al-Azhar Rawamangun, berubah menjadi lautan wajah-wajah yang berseri penuh rindu. Dua pembawa acara, Thoriq (Asrama Wali Songo) dan Deuis Nur Azizah (Asrama Putri YAPI), dengan hangat menyambut dan memandu seluruh hadirin, membuka resmi rangkaian Halal Bi Halal Ikatan Alumni Asrama YAPI, sebuah momen tahunan yang selalu dinantikan oleh alumni dari berbagai penjuru nusantara.
Suasana semakin khidmat ketika Saudara Mumtaz dari Asrama Sunan Giri memperdengarkan lantunan Ayat Suci Al-Qur'an dengan bacaan yang tartil dan penuh penjiwaan. Keindahan tilawah itu semakin sempurna dengan kehadiran Nazwa dari Asrama Putri YAPI yang menyampaikan saritilawah, menerjemahkan makna firman Allah dengan suara merdu, menjadikan setiap kata benar-benar meresap ke dalam sanubari seluruh peserta yang hadir.
Ustadz Sayuti kemudian memimpin doa pembuka dengan khusyuk, memohon keberkahan dan ridha Allah SWT atas seluruh rangkaian kegiatan yang akan berlangsung sepanjang hari. Doa yang dipanjatkan dengan sepenuh hati itu menjadi landasan spiritual yang menopang semangat seluruh peserta untuk menjalani setiap sesi berikutnya dengan penuh makna.
Selanjutnya adalah sambutan yang diawali oleh Bang Zuhri selaku ketua panitia yang menyambut para alumni Asrama YAPI dengan semangat. Dr. Kunrat Wirasubrata, MBA, Ketua YAPI, kemudian tampil menyampaikan sambutan dengan hangat dan berwibawa. Beliau menegaskan bahwa YAPI akan terus tumbuh dan bertransformasi, namun pertumbuhan itu tidak akan bermakna tanpa dukungan nyata dari para alumni yang telah lebih dulu merasakan manfaat pendidikan asrama.

Sambutan yang paling menyentuh hati datang dari Dr. Herman Kadir, S.H., M.Hum., Ketua IKAYAPI. Dengan suara yang sesekali bergetar dan mata yang berkaca-kaca, beliau membawa seluruh hadirin kembali ke lorong kenangan masa asrama, bangun di sepertiga malam, hafalan yang disetorkan dengan gemetar, persahabatan yang dibina di antara meja belajar dan lapangan olahraga, hingga hukuman-hukuman kecil yang kini dikenang dengan tawa. Bang Herman menegaskan bahwa semua pengalaman itu, manis maupun pahit, telah membentuk karakter dan ketangguhan yang menjadi bekal tak ternilai dalam kehidupan pasca-asrama.
Suasana semakin haru tatkala seluruh hadirin bersama-sama mendengarkan Lagu IKAYAPI yang dikumandangkan. Bagi banyak alumni, lagu ini bukan sekadar untaian nada. ia adalah identitas, adalah janji, adalah deklarasi bahwa kebersamaan keluarga besar YAPI akan terus abadi melampaui batas waktu dan jarak. Tidak sedikit yang tampak mengusap sudut mata, larut dalam kenangan yang dibangkitkan oleh setiap baitnya.

Buku Database Alumni IKAYAPI resmi diluncurkan di hadapan seluruh peserta. Buku monumental ini merekam perjalanan ribuan alumni lintas generasi dari tahun 1970 hingga 2026 dengan total data yaitu 244 orang, sebuah arsip hidup yang menjadi bukti nyata bahwa setiap alumni YAPI meninggalkan jejak yang berharga dan layak untuk diabadikan bagi generasi yang akan datang.

Menyusul peluncuran buku, Koperasi IKAYAPI Amanah Sejahtera (KIAS) resmi berdiri dan diperkenalkan kepada seluruh hadirin. Lembaga ekonomi berbasis kebersamaan ini hadir sebagai wujud nyata bahwa silaturahmi alumni tidak berhenti pada nostalgia semata, melainkan bergerak maju menuju kerja sama yang konkret dan produktif demi kesejahteraan bersama para alumni dan keluarganya.

Saudara Toidin menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada para alumni yang hadir satu per satu. Momen sederhana namun penuh makna ini menjadi penanda resmi bahwa setiap penerima KTA adalah bagian yang diakui dari keluarga besar IKAYAPI — dengan segala hak, tanggung jawab, dan kebanggaan yang menyertainya sebagai alumni asrama YAPI.

Sesi sarasehan yang dipandu dengan apik oleh Zen Zainul menjadi puncak substansi dari seluruh rangkaian acara. Lima alumni terpilih dengan latar usaha yang beragam diundang berbagi perjalanan nyata mereka membangun usaha di luar lingkungan YAPI. Masing-masing mengisahkan jatuh bangun, keberanian mengambil risiko, dan bagaimana nilai-nilai asrama, kejujuran, ketekunan, dan keberanian yang menjadi kompas dalam setiap keputusan bisnis. Sarasehan ini tidak hanya menginspirasi, tetapi juga membuka peluang jejaring dan kolaborasi nyata di antara alumni yang hadir.

Kemeriahan mencapai puncaknya ketika lima nama beruntung dipanggil ke depan untuk menerima doorprize. Hadiah utama berupa sepeda memancing sorak sorai paling riuh, sementara hadiah-hadiah lainnya turut menciptakan gelak tawa dan senyum lebar yang memenuhi seisi aula. Momen penuh keceriaan ini menjadi jeda yan menyegarkan dan menambah semarak suasana kebersamaan di sore itu.

Saat MC menutup rangkaian acara secara resmi, yang tersisa di Aula Masjid YAPI bukan sekadar kenangan satu hari, melainkan amanah yang diperbarui: bahwa persaudaraan ini harus terus dijaga, dipupuk, dan diturunkan kepada generasi alumni yang akan datang. Halal Bi Halal IKAYAPI 2026 telah usai, namun semangat yang dinyalakan di dalamnya akan terus berpijar jauh melampaui hari ini.